Blog ilmu bayoe ini tempat berbagi informasi seputar farmasi, kesehatan, dan lain-lain

Adakah Manfaat Tali Pusar ?

Banyak mitos yang berkembang di masyarakat yang menyatakan bahwa tali pusar bayi digunakan sebagai obat. Ternyata penelitian terkini membuktikan bahwa hal itu bukan sekedar mitos. Dengan perlakuan dan penyimpanan yang tepat, darah tali pusar bisa jadi alternatif penyembuhan berbagai penyakit.
Di Amerika Serikat saat ini sudah ada undang-undang yang menyatakan bahwa semua calon orangtua harus diedukasi mengenai manfaat menyimpan sel punca darah tali pusar bayi mereka daripada membuangnya. Darah tali pusar adalah darah yang tertinggal pada tali pusar bayi baru lahir setelah tali pusar tersebut dipotong. Darah tali pusar mengandung sel punca (stem cells) pembentuk darah, seperti yang terdapat pada sumsum tulang. Sel induk ini memiliki kemampuan untuk memproduksi darah, meregenerasi sistem kekebalan tubuh, dan memperbaiki sel rusak.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa talasemia mayor dan leukemia dapat disembuhkan dengan transplantasi sel punca. Penelitian lainnya masih terus dilakukan untuk menemukan manfaat lain dari darah tali pusar, termasuk untuk mengobati celebral palsy, diabetes tipe 1, dan penyakit jantung, kata dr Andrew Ekaputra, Ph. D, Direktur Laboratorium Regional PT. CordLife Ltd.
Adakah Manfaat Tali Pusar ?

Bank Tali Pusar

Hanya ada satu kesempatan untuk mengambil darah tali pusar, yaitu pada saat persalinan. Segera setelah bayi lahir, tali pusar akan dijepit pada dua tempat dan digunting diantaranya. Setelah itu, dokter kandungan atau bidan akan mengalirkan darah yang tersisa di tali pusar ke dalam kantong darah yang memiliki barcode identifikasi khusus. Keseluruhan prosedurnya hanya membutuhkan waktu 3 menit, tidak mengganggu proses persalinan, tidak menimbulkan rasa sakit, dan tidak beresiko untuk ibu maupun bayi.
Sebelum disimpan, darah terlebih dahulu melewati serangkaian proses, seperti pemeriksaan golongan darah dan rhesus, ada atau tidaknya bakteri, jamur, dan virus. Setelah itu darah akan diekstraksi untuk memisahkan sel darah putih, dan plasma darah yang bertujuan untuk mengambil sebanyak mungkin sel punca. Di bank darah tali pusar, darah akan disimpan dalam suhu minus 190 derajat Celcius untuk mencegah kerusakan. Dalam kondisi ini, darah tali pusar bisa disimpan hingga puluhan tahun dalam kondisi hidup.
Salah satu bank darah tali pusar adalah PT. CordLife, sebuah perusahaan swasta asal Singapura yang menawarkan jasa penyimpanan darah tali pusar,. Untuk menjadi nasabah bank tali pusar dibutuhkan investasi sebesar Rp. 12.000.000 untuk pemrosesan awal darah tali pusar. Sedangkan biaya per tahunnya adalah Rp 1.500.000. Bank darah tali pusar ini ada di Singapura dan Jakarta.
Investasi pada bank darah tali pusar adalah keputusan penting pada masa kehamilan yang harus dipertimbangankan. Pasalnya, kegunaan sel punca dapat menjadi alternatif pengobatan di masa depan. Sel punca akan cocok 100 persen bila digunakan oleh pemilik darah tali pusar itu sendiri, dan 95 persen jika digunakan oleh keluarganya.
Di Singapura sudah ada beberapa kasus anak penderita Cerebral palsy yang dinyatakn sembuh setelah menjalani transplantasi sel punca dari darah tali pusarnya sendiri. Begitu pula di India, ada kasus anak sakit kanker darah yang diselamatkan oleh sel punca darah tali pusar andik kandungnya.
Semoga Informasi kesehatan ini menambah pengetahuan tentang kesehatan. Di masa depan, mungkin banyak hal lain yang disekitar kita dapat dijadikan alternatif pengobatan. Ayo Farmasis temukan obat terbaru untuk menyelamatkan ratusan bahkan milyaran orang di dunia. Salam Sehat.
Sumber : dikutip dari buku Ummi
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment